Melalui jaringan backlink yang kami miliki merupakan penyedia jasa backlink menerima berbagai backlink Indonesia dengan layanan jasa backlink murah yang kami kelola secara manual dan profesional. Kami menawarkan jasa backlink terbaik. Bagaimana cara membeli backlink dari kami?. Silahkan 👉 Hubungi Kami! harga sangat terjangkau!

Content Placement

Berikut adalah daftar 50 situs Jaringan Backlink kami!
01. Backlink Indonesia 26. Iklan Maluku Utara
02. Backlink Termurah 27. Iklan Nusa Tenggara Barat
03. Cara Membeli Backlink 28. Iklan Nusa Tenggara Timur
04. Iklan Aceh 29. Iklan Online Indonesia
05. Iklan Bali 30. Iklan Papua
06. Iklan Bangka Belitung 31. Iklan Papua Barat
07. Iklan Banten 32. Iklan Riau
08. Iklan Bengkulu 33. Iklan Semesta
09. Iklan Dunia 34. Iklan Sulawesi Barat
10. Iklan Gorontalo 35. Iklan Sulawesi Selatan
11. Iklan Internet 36. Iklan Sulawesi Tengah
12. Iklan Jakarta 37. Iklan Sulawesi Tenggara
13. Iklan Jambi 38. Iklan Sulawesi Utara
14. Iklan Jawa Barat 39. Iklan Sumatra Barat
15. Iklan Jawa Tengah 40. Iklan Sumatra Selatan
16. Iklan Jawa Timur 41. Iklan Sumatra Utara
17. Iklan Kalimantan Barat 42. Iklan Terbaru
18. Iklan Kalimantan Selatan 43. Iklan Yogyakarta
19. Iklan Kalimantan Tengah 44. Jaringan Backlink
20. Iklan Kalimantan Timur 45. Jasa Backlink
21. Iklan Kalimantan Utara 46. Jasa Backlink Murah
22. Iklan Kepulauan Riau 47. Jasa Backlink Terbaik
23. Iklan Lampung 48. Jasa Backlink Termurah
24. Iklan Link 49. Media Backlink
25. Iklan Maluku 50. Raja Backlink

Kami jaringan backlink sebagai media backlink bisa juga menerima content placement yakni jasa backlink termurah kami di dalam artikel. Pesan segera jasa backlink termurah ini. Karena kami adalah raja backlink yang sebenarnya!

Peluang Agen Iklan Online
Tampilkan postingan dengan label Info Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Pendidikan. Tampilkan semua postingan

INI DIA KONSEP BARU GAJI PNS 2015 YANG AKAN SEGERA DI TERAPKAN PEMERINTAH !!

Info informasi INI DIA KONSEP BARU GAJI PNS 2015 YANG AKAN SEGERA DI TERAPKAN PEMERINTAH !! atau artikel tentang INI DIA KONSEP BARU GAJI PNS 2015 YANG AKAN SEGERA DI TERAPKAN PEMERINTAH !! ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

Selama ini, PNS dari golongan 1 sampai empat di semua daerah memiliki gaji yang sama. Padahal dari sisi pendapatan asli daerah, jumlah penduduk, dan biaya hidup, tentu saja berbeda.
Bagaimana konsep baru tersebut? Apa perbedaan dengan sistem gaji PNS yang lama? Berikut penjelasan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN)

Sistem cluster gaji PNS perlu diberlakukan dengan hati-hati dengan berbagai pertimbangan.
  1. Sosialisasi mengenai masalah sistem cluster gaji PNS akan dilaksanakan dan diterapkan pada Desember tahun 2015 ini.
  2. Sistem cluster itu adalah besaran gaji yang diterima PNS diklasifikasikan sesuai rayon. Salah satu tolok ukurnya adalah PAD, jumlah penduduk, tingkat kemahalan, dan lain-lain.
  3. dari tiga komponen gaji PNS, gaji pokok, tunjangan kinerja, dan tunjangan kemahalan, besar gaji pokok setiap PNS sama baik pusat dan daerah, tergantung golongannya berapa. Sedangkan tunjangan kinerja dan tunjangan kemahalan berbeda-beda. Inilah nanti yang akan dicluster.
  4. Simulasi sistem cluster sudah mulai dilaksanakan di tiap-tiap daerah. bila persentasenya kecil maka dananya berlebih. Sebaliknya di daerah yang PAD-nya kecil, kalau persentase gajinya diperbesar, pemda yang akan kelabakan karena susah membayar
Semoga bermanfaat.


Sumber: http://pilahberita.blogspot.com/


Demikian artikel tentang INI DIA KONSEP BARU GAJI PNS 2015 YANG AKAN SEGERA DI TERAPKAN PEMERINTAH !! ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang INI DIA KONSEP BARU GAJI PNS 2015 YANG AKAN SEGERA DI TERAPKAN PEMERINTAH !! ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

TIDAK TEPAT SASARAN, TUNJANGAN SERTIFIKASI AKAN DIHAPUS DAN DIGANTI SISTEM BARU !!

Info informasi TIDAK TEPAT SASARAN, TUNJANGAN SERTIFIKASI AKAN DIHAPUS DAN DIGANTI SISTEM BARU !! atau artikel tentang TIDAK TEPAT SASARAN, TUNJANGAN SERTIFIKASI AKAN DIHAPUS DAN DIGANTI SISTEM BARU !! ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

Tunjangan profesi yang diperoleh guru berstatus pegawai negeri sipil setelah lulus proses sertifikasi akan dihapuskan. Hal itu merupakan konsekuensi dari system penggajian tunggal yang hendak diterapkan pemerintah untuk semua PNS, termasuk guru, pada 2015.

Dalam sistem penggajian tunggal yang disusun Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terdapat komponen gaji, tunjangan kinerja, dan tunjangan kemahalan. 


System baru itu diharapkan meningkatkan kualitas kinerja PNS yang berjumlah sekitar 4,6 juta orang, termasuk guru PNS yang berjumlah sekitar 1,7 orang.


Dalam system penggajian tunggal ada dua komponen yaitu gaji pokok (75 persen) dan capaian kinerja (25 persen). Gaji pokok berbasis beban kerja, tanggung jawab jabatan, dan resiko. Adapun pencapaian kinerja berdasarkan kinerja berdasarkan kinerja individu.


Pemberlakuan system penggajian tunggal itu akan membuat system remunerasi menjadi transparan. Tidak akan ada lagi pegawai negeri sipil yang gajinya kecil , tetapi take home pay besar.



Sumber: http://pilahberita.blogspot.com/


Demikian artikel tentang TIDAK TEPAT SASARAN, TUNJANGAN SERTIFIKASI AKAN DIHAPUS DAN DIGANTI SISTEM BARU !! ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang TIDAK TEPAT SASARAN, TUNJANGAN SERTIFIKASI AKAN DIHAPUS DAN DIGANTI SISTEM BARU !! ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

PGRI Menyesalkan Seleksi CPNS 2015 Dibatalkan

Info informasi PGRI Menyesalkan Seleksi CPNS 2015 Dibatalkan atau artikel tentang PGRI Menyesalkan Seleksi CPNS 2015 Dibatalkan ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Pengurus Besar PGRI menyesalkan penundaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui Surat Menteri PAN dan RB ,Nomor B/2163/M.PAN/06/2015 tertanggal 30 Juni lalu. Apalagi alasanya karena banyak kementrian dan pemerintah daerah belum menyelesaikan kewajibannya. Kok begitu ya? Tanya Sulistiyo, Ketua Umum PB PGRI.
Keprihatinan PGRI mengingat kekurangan guru, terutama guru SD, sangat besar. Saat ini banyak SD dengan guru PNS rata-rata tinggal 3 orang, padahal jumlah kelasnya 6. Itu terjadi pada semua kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Jadi, kalau ditunda-tunda tentu kondisinya semakin parah.
Jika pemerintah tidak segera mengangkat guru, berarti pemerintah melanggar UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang menyatakan bahwa pemerintah, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten kota harus memenuhi kebutuhan guru, baik dalam jumlah, kualifikasi akademik, maupun dalam kompetensi.
Kalau saat ini seolah-olah tidak kekurangan guru, karena kekurangan itu ditutup oleh para guru honorer yang tidak memperoleh perlakuan manusiawi. Honornya sekitar Rp 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu) rupiah per bulan. Mereka sungguh-sungguh bekerja untuk bangsa ini, dengan penuh pengorbanan, dedikasi, dan pengabdian. Masa depannya pun tidak jelas.
Indonesia saat masih kekurangan pegawai, di samping guru juga tenaga kesehatan. Upaya memenuhi kekurangan guru dan tenaga kesehatan sebaiknya tidak ditunda-tunda.
Kalau pun akan menunda seleksi mestinya bukan untuk guru dan tenaga kesehatan. Jadi pemerintah harus mempunyai prioritas.
"Kemdikbud dan Kemenkes jangan diam saja dong!", pinta Sulistiyo.
Tenaga Honorer
Sulistiyo yang juga Anggota DPD RI, meminta agar dalam seleksi CPNS, tenaga honorer harus memperoleh perlakuan khusus. Jadi, selain K1 dan K2 yang sudah memperoleh perlakuan khusus itu, tenaga honorer di luar itu harus dihargai pengabdiannya.
"Mereka selama ini sudah mengabdi, dengan honor yang sangat kecil, tetap bekerja dengan baik, karena mereka mempunyai harapan agar dapat diangkat sebagai PNS. Tentu yang berkualitas. Masa diperlakukan sama dengan yang baru lulus!", tegas Sulistiyo.
Jakarta, 3 Juli 2015




Demikian artikel tentang PGRI Menyesalkan Seleksi CPNS 2015 Dibatalkan ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang PGRI Menyesalkan Seleksi CPNS 2015 Dibatalkan ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

P2TK Kembali Membuka Beasiswa Pendidikan S2 bagi guru SMP Tahun 2015

Info informasi P2TK Kembali Membuka Beasiswa Pendidikan S2 bagi guru SMP Tahun 2015 atau artikel tentang P2TK Kembali Membuka Beasiswa Pendidikan S2 bagi guru SMP Tahun 2015 ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.
Info hangat untuk para  guru SMP yang  ingin kuliah S2. Kali ini P2TK kembali membuka pendaftaran untuk ikut beasiswa p2tk tahun ajaran 2015. Beasiswa pendidikan S2 bagi guru SMP. Program studi yang dibuka, adalah:
1. Program Studi Pendidikan Matematika
2. Program Studi Pendidikan IPS;
3. Program Studi Pendidikan IPA;
4. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia; dan
5. Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.

Adapun persyaratan pendaftaran untuk mengikuti seleksi adalah mengajukan surat permohonan mengikuti seleksi masuk program pemberian dana langsung peningkatan kualifikasi S-2 dengan melampirkan:

1. Bagi Guru SMP berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS);

2. Bagi guru swasta, berstatus sebagai guru tetap yayasan (GTY);

3. Bagi Guru Honorer di SMP negeri harus memiliki SK Kepala Dinas Pendidikan sebagai guru honor.

4. Berusia maksimum 37 tahun per 1 September 2015 yang dibuktikan dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.

5. Khusus untuk daerah terpencil, tertinggal, dan terluar berusia maksimum 42 tahun per 1 September 2015 yang dibuktikan dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang, serta SK pejabat berwenang tentang penetapan daerah terpencil, tertinggal, dan terluar.

6. Lulusan jenjang sarjana (S-1) dari program studi yang sekarang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN- PT) dengan IPK minimal 2,75 (dalam skala nilai 0-4) yang dibuktikan dengan fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.

7. Memiliki pengalaman mengajar minimal 2 (dua) tahun mengajar yang dibuktikan dengan fotokopi SK pengangkatan pertama (ditambah dengan SK Daerah khusus untuk Guru yang bertugas di daerah khusus) yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.

8. Memperoleh izin dari pejabat yang berwenang untuk mengikuti program peningkatan kualifikasi jenjang strata dua (S-2), dibuktikan dengan Surat Tugas Belajar dari pejabat berwenang.

9. Memiliki prestasi akademik yang terkait dengan tugas keguruan/kependidikan (akan lebih diutamakan), dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan yang relevan.

Berkas usulan pendaftaran paling lambat diterima di Subdit PTK SMP diterima tanggal 23 Juni 2015, ke alamat:
Subdit PTK SMP
Dit. P2TK Dikdas � Ditjen Dikdas � Kemdikbud
Gedung C Lantai 18
Jln. Jend. Sudirman Senayan Jakarta
Telp. 021 57851860

Informasi lengkapnya, silakan mengunduh filenya disini Download

Demikian artikel tentang P2TK Kembali Membuka Beasiswa Pendidikan S2 bagi guru SMP Tahun 2015 ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang P2TK Kembali Membuka Beasiswa Pendidikan S2 bagi guru SMP Tahun 2015 ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

MENDIKBUD YAKIN PERCETAKAN JAGA RAHASIA SOAL UN

Info informasi MENDIKBUD YAKIN PERCETAKAN JAGA RAHASIA SOAL UN atau artikel tentang MENDIKBUD YAKIN PERCETAKAN JAGA RAHASIA SOAL UN ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

Mendikbud yakin percetakan jaga rahasia soal UN

18

Jakarta (ANTARA News) � Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan yakin percetakan akan menjaga rahasia soal Ujian Nasional (UN) yang dicetaknya.

�Kami sudah mempunyai kesepakatan dengan percetakan mengenai kerahasiaan soal ini,� ujar Anies usai meninjau percetakan PT Pertja di Jakarta, Rabu.

Soal-soal UN tersebut disegel dan akan disalurkan ke sejumlah daerah dengan pengawalan aparat keamanan. Sehingga Anies yakin, tak akan ada soal UN yang bocor. Oleh karena itu, Mendikbud meminta para siswa yang akan ikut UN tidak percaya dengan bocoran yang beredar.

Anies Baswedan menjelaskan sebanyak 84 persen dari 35 juta lembar telah selesai dicetak.
�Sebanyak 84 persen telah selesai dicetak. Sisanya, kami minta percetakan untuk segera menyelesaikannya.�

Proses pencetakan naskah soal UN, sambung Mendikbud, dilakukan secara transparan. Masyarakat bisa melihat perkembangannya di situs Kemdikbud.

Jumlah naskah UN yang dicetak pada tahun ini sebanyak 35 juta eksemplar, yang akan didistribusikan kepada 50.515 SMP dan 18.552 SMA/SMK.

Sementara jumlah peserta UN sebanyak 7,3 juta siswa terdiri dari 3,7 juta siswa SMP, 1,6 juta siswa SMA, sebanyak 1,1 siswa SMK, dan 632.214 siswa pendidikan kesetaraan.
UN untuk tingkat SMA/SMK diselenggarakan pada 13 April-15 April 2015. Sementara untuk tingkat SMP pada 4 Mei � 7 Mei 2015.

Tak hanya berbasis kertas, pada tahun ini juga dilangsungkan UN berbasis komputer yang berlangsung pada 7 April � 20 April 2015.

Berbeda dengan penyelenggaraan UN sebelumnya, UN pada tahun ini tidak lagi menjadi syarat kelulusan, karena kelulusan peserta didik ditentukan oleh satuan pendidikan.

Namun hasil UN digunakan untuk pemetaan mutu dan program satuan pendidikan, dasar seleksi masuk jenjang berikutnya, serta pembinaan dan pemberian bantukan kepada satuan pendidikan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan.



Demikian artikel tentang MENDIKBUD YAKIN PERCETAKAN JAGA RAHASIA SOAL UN ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang MENDIKBUD YAKIN PERCETAKAN JAGA RAHASIA SOAL UN ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

ABAIKAN DAPODIKDAS, SEKOLAH TAK PEROLEH BOS

Info informasi ABAIKAN DAPODIKDAS, SEKOLAH TAK PEROLEH BOS atau artikel tentang ABAIKAN DAPODIKDAS, SEKOLAH TAK PEROLEH BOS ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

Abaikan Dapodikdas, Sekolah Tak Peroleh BOS

IMG_0086
Direktur Jenderal Pendidikan Dasar, Hamid Muhammad, saat menyampaikan pidato pengarahan kepada peserta Training of Trainers (TOT) Sistem Pendataan Pendidikan Dasar Angkatan Pertama
Bogor (Dikdas): Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang merupakan program pemerintah untuk penyediaan pendanaan biaya operasi nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar (SD dan SMP) terancam tak dapat diterima apabila satuan pendidikan dasar atau sekolah mengabaikan Data Pokok Pendidikan Dasar (Dapodikdas). Hal ini ditegaskan Hamid Muhammad, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar, saat memberikan pengarahan kepada para peserta Training of Trainers(TOT) Sistem Pendataan Pendidikan Dasar Angkatan Pertama di Hotel Arnava, Jl. KH. Soleh Iskandar Nomor 5 Bogor, Jawa Barat, Senin malam, 23 Maret 2015.
�Saya memang minta bahwa sekolah yang tidak mengupdate data dalam Dapodikdas, tidak usah dikirimi BOS. Saya tanggung jawab,� tegas Hamid Muhammad.
Hamid menjelaskan, data yang tersaji dalam aplikasi Dapodikdas telah menjadi instrumen dasar dalam penyaluran BOS. Karena itu, tambah Hamid, ketika ia mendapatkan laporan bahwa ada sekitar 600 sekolah yang tidak memperbaiki data dalam aplikasi Dapodikdas, ia langsung memberikan instruksi agar sekolah-sekolah itu tidak diberi BOS.
�Ini menjadi perhatian kita semua, karena nanti ada program-program besar yang basisnya menggunakan Dapodikdas ini. Saya minta kepada bapak ibu sekalian, jangan bosan-bosan mengingatkan kepada operator sekolah untuk terus melakukan update data sekolahnya hingga betul-betul memiliki kualitas terbaik,� pesan Hamid.
Hal yang sama juga berlaku untuk program tunjangan guru.
�Untuk tunjangan guru, di Ditjen Dikdas itu, kalau tidak benar memasukkan datanya, ya sudah lewat,� kata Hamid.
Terkait dengan tunjangan guru ini, Hamid mengatakan bahwa saat ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah bekerjasama dengan lembaga anti korupsi seperti KPK, Ombudsman, dan ICW.
�ICW itu bahkan ngantor di tempatnya Pak Pranata, dia mau mengecek apakah benar prosedur pemberian SK kepada guru-guru tentang tunjangan profesi itu. Akhirnya setelah lihat, mereka mengakui bagus,� kata Hamid.*



Demikian artikel tentang ABAIKAN DAPODIKDAS, SEKOLAH TAK PEROLEH BOS ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang ABAIKAN DAPODIKDAS, SEKOLAH TAK PEROLEH BOS ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

INFO KEMDIKBUD: SASARAN PROGRAM INDONESIA PINTAR (PIP) LEBIH LUAS DARI BSM

Info informasi INFO KEMDIKBUD: SASARAN PROGRAM INDONESIA PINTAR (PIP) LEBIH LUAS DARI BSM atau artikel tentang INFO KEMDIKBUD: SASARAN PROGRAM INDONESIA PINTAR (PIP) LEBIH LUAS DARI BSM ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

Sasaran PIP Lebih Luas dari BSM

Yuditira WW
Yudistira Wahyu Widiasana, Kepala Bagian Perencanaan dan Penganggaran, Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, saat menyampaikan paparannya tentang Kebijakan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Tahun 2015.
Bogor (Dikdas): Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan penyempurnaan program Bantuan Siswa Miskin (BSM). Penyempurnaan ini dapat dlihat dari sasaran PIP yang lebih luas dibandingkan BSM. Bila BSM hanya menjangkau siswa yang berada di sekolah, maka PIP ini, selain menjangkau siswa juga menjangkau anak-anak usia sekolah yang putus sekolah dan mengajak mereka untuk kembali sekolah.
�Yang membedakannya adalah PIP ini diusahakan dapat menarik anak usia sekolah yang putus sekolah agar kembali sekolah, baik melalui pendidikan formal maupun pendidikan non formal,� ujar Yudistira Wahyu Widiasana, Kepala Bagian Perencanaan dan Penganggaran, Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, saat menyampaikan paparannya tentang Kebijakan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Tahun 2015 pada acara Training of Trainers (TOT) Sistem Pendataan Pendidikan Dasar Angkatan Pertama di Hotel Arnava, Jl. KH. Soleh Iskandar Nomor 5 Bogor, Jawa Barat, Senin malam, 23 Maret 2015.
Lebih jauh, Yudistira menjelaskan perbedaan BSM dengan PIP melalui skema di bawah ini:

Bantuan Siswa Miskin (BSM)
Program Indonesia Pintar (PIP)
Menjangkau rakyat miskinMenjangkau rakyat miskin dan rentan miskin
Hanya mencakup peserta didik yang sekarang di sekolahJuga mencakup anak usia sekolah yang (1) tidak melanjutkan sekolah, (2) putus sekolah, dan (3) anak penyandang masalah kesejahteraan sosial
Berlaku di sekolah formal/madrasahBerlaku juga di pesantren, pusat kegiatan belajar masyarakat, sanggar kegiatan belajar, dan lembaga kursus dan pelatihan (termasuk balai latihan kerja)
Tidak menghimbau anak yang tidak bersekolah untuk bersekolahMenghimbau sekolah untuk menerima kembali anak yang tidak bersekolah

�Jadi, tujuan PIP ini agar anak-anak usia SD sampai dengan SMA itu mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah. Ini juga dalam rangka mendukung program wajar 12 tahun,� jelas Yudistira.

Sasaran PIP
Yudistira mengatakan bahwa sasaran PIP hampir 40 persen dari total siswa jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah.
�Untuk SD 10,6 juta, SMP 4, 6 juta, SMA 1,6 juta dan SMK 2,1 juta. Total ada 19,2 juta anak usia SD sampai SMA yang jadi sasaran PIP. Lalu, untuk sasaran SMK yang lebih besar dibanding SMA, itu karena menurut data, disinyalir anak-anak dari keluarga miskin itu banyak yang sekolah di SMK sehingga alokasinya lebih besar,� ujar Yudistira.
Yudistira menambahkan, 4,9 juta dari total sasaran sebesar 19,2 juta itu dialokasikan bagi anak-anak yang berada di luar sekolah.
�Namun pada saat raker, DPR kurang berkenan dengan jumlah 4,9 juta itu karena kesulitan melakukan pendataan terhadap anak-anak di luar sekolah. Dan kemarin itu berkembang diskusi di TNP2K tentang bagaimana kalau sekolah melakukan pendataan anak-anak usia sekolah yang tidak sekolah di radius tertentu dari sekolahnya. Misalkan 1 km dari sekolahnya. Tapi kan implikasi lain dari itu adalah adanya anggaran yang harus dialokasikan. Jadi ini belum diputuskan. Sehingga pada saat itu terjadi kesepakatan dengan DPR, bahwa dari 4,9 juta untuk anak di luar sekolah itu dikurangi 1,3 juta. Jadi alokasinya tinggal 3,6 juta untuk anak-anak di luar sekolah. Sehingga total sasaran  sebesar 19,2 juta itu menjadi 17,9 juta,� kata Yudistira.
Terkait dengan PIP ini, Direktur Jenderal Pendidikan Dasar, Hamid Muhammad, mengatakan bahwa sekolah harus mengakomodir siswa dari keluarga pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS), meski jumlah anak yang bersekolah di sekolah tersebut ada lima anak.
�Dalam satu keluarga misalnya ada lima anak, dan lima anak ini bersekolah di tempat yang sama, maka lima-limanya harus dimasukkan semua. Jadi kalau di Sumatera Barat itu ada rumah gadang, dan kepala keluarganya pemegang KPS, maka otomatis anak, cucu, dan bahkan kalau ada cicitnya itu juga masuk dalam PIP,� tegas Hamid Muhammad.
Sementara itu, terkait dengan penyaluran PIP, Hamid optimis penyalurannya tidak akan banyak salah sasaran karena akan mengandalkan data dari Dapodikdas.
�Dalam Dapodikdas, kalau pun meleset itu tidak akan banyak. Jadi ini yang akan kita lakukan,� kata Hamid.*


Sumber:  dikdas.kemdikbud.go.id


Demikian artikel tentang INFO KEMDIKBUD: SASARAN PROGRAM INDONESIA PINTAR (PIP) LEBIH LUAS DARI BSM ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang INFO KEMDIKBUD: SASARAN PROGRAM INDONESIA PINTAR (PIP) LEBIH LUAS DARI BSM ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

PANDUAN LOMBA KARYA JURNALISTIK SISWA SMP 2015

Info informasi PANDUAN LOMBA KARYA JURNALISTIK SISWA SMP 2015 atau artikel tentang PANDUAN LOMBA KARYA JURNALISTIK SISWA SMP 2015 ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

Panduan Lomba Karya Jurnalistik Siswa SMP 2015

Kegiatan Lomba Karya Jurnalistik Siswa (LKJS) SMP tingkat nasional diharapkan mampu mendorong pemangku kepentingan di bidang pendidikan baik Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, kepala sekolah, guru, peserta didik, maupun Komite Sekolah untuk meningkatkan pembinan jurnalistik di sekolah.
Unduh dokumen, klik di sini.



Demikian artikel tentang PANDUAN LOMBA KARYA JURNALISTIK SISWA SMP 2015 ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang PANDUAN LOMBA KARYA JURNALISTIK SISWA SMP 2015 ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

MENDIKBUD: VIP-KAN GURU-GURU KITA

Info informasi MENDIKBUD: VIP-KAN GURU-GURU KITA atau artikel tentang MENDIKBUD: VIP-KAN GURU-GURU KITA ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

VIP-kan Guru-guru Kita!

Berapa jumlah guru yang masih hidup?� itu pertanyaan Kaisar Jepang sesudah bom atom dijatuhkan di tanah Jepang.
Kisah itu beredar luas. Bisa jadi itu mitos, tetapi narasi itu punya konteks yang valid: pemimpin �Negeri Sakura� itu memikirkan pendidikan sebagai soal amat mendasar untuk bangkit, menang, dan kuat. Ia sadar bukan alam yang membuat Jepang menjadi kuat, melainkan kualitas manusianya. Pendidikan jangan pernah dipandang sebagai urusan sektoral. Pendidikan adalah urusan mendasar bangsa yang lintas sektoral. Hari ini 53 persen penduduk bekerja kita hanya tamat SD atau lebih rendah, yang berpendidikan tinggi hanya 9 persen. Pendidikan bukan sekadar bersekolah, melainkan fakta itu gambaran menampar yang membuat kita termenung.
Dari sisi kuantitas, penduduk Indonesia di urutan keempat dunia, tetapi dari segi kualitas di urutan ke-124 dari 187 negara. Bangsa ini telah secara �terencana� membuat sebagian besar penduduknya dicukupkan untuk berlevel pendidikan rendah. Tak aneh jika kini serba impor karena memang sebagian besar penduduk bekerja kita hanya bisa menghasilkan produk bernilai tambah yang rendah.
Selama bangsa dan para pemimpinnya bicara pendidikan secara sambil lalu, dan selama masalah pendidikan dianggap bukan masalah kepemimpinan nasional, jangan harap masa depan akan bisa kuat, mandiri, dan berwibawa. Kunci kekuatan bangsa itu pada manusianya. Jangan hanya fokus pada infrastruktur penopang kehidupan bangsa. Sesungguhya kualitas infrastruktur kehidupan sebuah bangsa semata-mata cermin kualitas manusianya !
Pendidikan adalah soal interaksi antarmanusia. Interaksi antara pendidik dan peserta didik, antara orangtua dan anak, antara guru dan murid, serta antara lingkungan dan para pembelajar. Guru adalah inti dari proses pendidikan. Guru menjadi kunci utama kualitas pendidikan.
Berhenti memandang soal guru sebagai �sekadar� soalnya kementerian atau sebatas urusan kepegawaian. Soal guru adalah soal masa depan bangsa. Di ruang kelasnya ada wajah masa depan Indonesia. Gurulah kelompok yang paling awal tahu potret masa depan dan gurulah yang bisa membentuk potret masa depan bangsa Indonesia. Cara sebuah bangsa memperlakukan gurunya adalah cermin cara bangsa memperlakukan masa depannya!
Ya, penyesuaian kurikulum itu penting, tetapi lebih penting dan mendesak adalah menyelesaikan masalah-masalah terkait dengan guru. Guru merupakan ujung tombak. Kurikulum boleh sangat bagus, tetapi bakal mubazir andai disampaikan oleh guru yang diimpit sederetan masalah. Tanpa penyelesaian masalah-masalah seputar guru, kurikulum nyaris tak ada artinya.
Guru juga manusia biasa, dengan plus-minus sebagai manusia, guru tetap kunci utama. Seorang murid menyukai pelajaran bukan sekadar karena buku atau kurikulumnya, melainkan karena gurunya. Guru yang menyebalkan membuat murid menjauhi pelajarannya, guru yang menyenangkan dan inspiratif membuat murid mencintai pelajarannya.
Kita pasti punya banyak guru yang dulu mengajar. Ada yang masih diingat dan ada yang terlupakan. Artinya, setiap guru punya pilihan, mau jadi pendidik yang dikenang karena inspirasinya atau menjadi pendidik yang terlupakan atau malah diingat karena perilakunya negatif. Guru harus sadar diri. Ia pegang peran besar, mendasar, dan jangka panjang sifatnya. Jika seseorang tak mau menjadi pendidik yang baik, lebih baik berhenti menjadi guru. Terlalu mahal konsekuensi negatifnya bagi masa depan anak dan masa depan bangsa. Ini statement keras, tetapi para pendidik dan pengelola pendidikan harus sadar soal ini. Kepada para guru yang mendidik dengan hati dan sepenuh hati, bangsa ini berutang budi amat besar.

Tiga persoalan besar
Paling tidak ada tiga persoalan besar mengenai guru kita. Pertama, distribusi penempatan guru tidak merata. Di satu tempat kelebihan, di tempat lain serba kekurangan. Kekurangan guru juga terjadi di kota dan di desa yang dekat kota. Ini harus dibereskan. Kedua, kualitas guru yang juga tidak merata. Kita harus mencurahkan perhatian total untuk meningkatkan kualitas guru. Mudahkan dan berikan akses bagi guru untuk mengembangkan potensi diri dan kemampuan mengajar. Bukan sekadar mendapatkan gelar pascasarjana, melainkan soal guru makin matang dan terbuka luas cakrawalanya.
Ketiga, kesejahteraan guru tak memadai. Dengan sertifikasi guru telah terjadi perbaikan kesejahteraan, tetapi ada konsekuensi administratif yang sering justru merepotkan guru dan perlu dikaji ulang. Selain soal guru honorer, guru bantu yang masih sering diperlakuan secara tak honored (terhormat). Semua guru harus dijamin kesejahteraannya.
Melihat kondisi sebagian besar guru hari ini, kita seharusnya malu. Kita titipkan masa depan anak-anak kepada guru, tetapi kita tak hendak peduli nasib guru-guru itu. Nasib anak-anak kita serahkan kepada guru, tetapi nasib guru amat jarang menjadi perhatian kita, terutama kaum terdidik, yang sudah merasakan manfaat keterdidikan. Bangsa Indonesia harus berubah. Negara dan bangsa ini harus menjamin nasib guru.

Menghormati guru
Mari bangun kesadaran kolosal untuk menghormati-tinggikan guru. Pemerintah harus berperan, tetapi tanggung jawab besar itu juga ada pada diri kita setiap warga negara, apalagi kaum terdidik. Karena itu, VIP-kan guru-guru dalam semua urusan!
Guru pantas mendapat kehormatan karena mereka selama ini menjalankan peran terhormat bagi bangsa. Saya ajukan dua ide sederhana menunjukkan rasa hormat kepada guru: jalur negara dan jalur gerakan masyarakat. Pertama, negara harus memberikan jaminan kesehatan bagi guru dan keluarganya, tanpa kecuali. Kedua, negara menyediakan jaminan pendidikan bagi anak- anak guru. Bangsa ini harus malu jika ada guru yang sudah mengajar 25 tahun, lalu anaknya tak ada ongkos untuk kuliah. Jaminan kesehatan dan pendidikan keluarganya adalah kebutuhan mendasar bagi guru. Kita harus mengambil sikap tegas: amankan nasib guru dan keluarganya sehingga guru bisa dengan tenang mengamankan nasib anak kita.
Di jalur masyarakat, Gerakan Hormat Guru harus dimulai secara kolosal. Misalnya, para pilot dan awak pesawat, gurulah yang menjadikanmu bisa �terbang�, sambutlah mereka sebagai penumpang VIP di pesawatmu, undang mereka boarding lebih awal. Para dokter dan semua tenaga medis, gurulah yang mengajarimu sehingga bisa berseragam putih, sambutlah mereka sebagai VIP di tempatmu merawat. Pada pemerintah dan dunia usaha di berbagai sektor, semua prestasi yang dikerjakan adalah buah didikan guru di masa lalu, VIP-kan guru, jadikan mereka customer utama, berikan mereka kemudahan, berikan mereka diskon. Bukan hanya besaran kemudahan atau diskon, melainkan ekspresi kepedulian itu yang menjadi bermakna bagi guru.
Dan semua sektor lainnya, ingatlah bahwa guru merupakan modal awal untuk meraih masa depan yang lebih baik, lebih sejahtera itu dibangun. Di setiap kata dalam pesan pendek (sms) yang ditulis, di sana ada tanda pahala guru. Bangsa ini akan tegak dan disegani saat guru-gurunya terhormat dan dihormati. Bagi anak-anak muda yang kini berbondong-bondong memilih pendidikan guru, ingat tujuan menjadi guru bukan cari tingginya rupiah. Anda pilih jalan mulia, menjadi pendidik. Jangan kemuliaan dikonversi sebatas urusan rupiah, itu cara pintas membuat kemuliaan alami devaluasi. Kesejahteraan Anda sebagai guru memang harus terjamin, tetapi biarkan sorot mata anak didik yang tercerahkan atau cium tangan tanda hormat itu menjadi reward utama yang tak ternilai bagi anda.
Indonesia akan berdiri makin tegak dan kuat dengan kualitas manusia yang mumpuni. Para guru harus sadar dan teguhkan diri sebagai pembentuk masa depan Indonesia. Jadilah guru yang inspiratif, guru yang dicintai semua anak didiknya. Bangsa ini menitipkan anak-anaknya kepada guru, sebaliknya kita sebangsa harus hormati dan lindungi guru dari impitan masalah. Ingat, jadi guru bukanlah pengorbanan, melainkan kehormatan. Guru dapat kehormatan mewakili kita semua untuk melunasi salah satu janji kemerdekaan republik ini: mencerdaskan kehidupan bangsa. Jadikan kami sebangsa makin bangga dan hormat pada guru!


Sumber: dikdas.kemdikbud


Demikian artikel tentang MENDIKBUD: VIP-KAN GURU-GURU KITA ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang MENDIKBUD: VIP-KAN GURU-GURU KITA ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.

SURAT EDARAN DIRJEN DIKDAS TENTANG PENYELENGGARAAN FESTIVAL, LOMBA, DAN OLIMPIADE TINGKAT SD TA 2015

Info informasi SURAT EDARAN DIRJEN DIKDAS TENTANG PENYELENGGARAAN FESTIVAL, LOMBA, DAN OLIMPIADE TINGKAT SD TA 2015 atau artikel tentang SURAT EDARAN DIRJEN DIKDAS TENTANG PENYELENGGARAAN FESTIVAL, LOMBA, DAN OLIMPIADE TINGKAT SD TA 2015 ini semoga dapat bermanfaat, dan menambah wawasan. Selamat Membaca! Jangan lupa dishare juga! Jika merasa artikel ini bermanfaat juga untuk orang lain.

Surat Edaran Dirjen Dikdas tentang Penyelenggaraan Festival, Lomba, dan Olimpiade Tingkat SD TA 2015

Surat Edaran Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Nomor 056/C2/TU/2015 tentang Penyelenggaraan Festival, Lomba, dan Olimpiade Tingkat Sekolah Dasar Tahun Anggaran 2015. Surat ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi up. Kepala Bidang yang Membidangi SD di Seluruh Indonesia.
Unduh dokumen, klik di sini.


Sumber : dikdas.kemdikbud


Demikian artikel tentang SURAT EDARAN DIRJEN DIKDAS TENTANG PENYELENGGARAAN FESTIVAL, LOMBA, DAN OLIMPIADE TINGKAT SD TA 2015 ini dapat kami sampaikan, semoga artikel atau info tentang SURAT EDARAN DIRJEN DIKDAS TENTANG PENYELENGGARAAN FESTIVAL, LOMBA, DAN OLIMPIADE TINGKAT SD TA 2015 ini, dapat bermanfaat. Jangan lupa dibagikan juga ya! Terima kasih banyak atas kunjungan nya.